Bulatan Hitam

Seorang wanita berbicara dengan
seorang pendeta menceritakan kekesalannya pada saudaranya. Ia menceritakan
keburukan-keburukan yang dilakukan saudaranya itu.

Pendeta itu tak mengatakan
apa-apa, ia mengambil selembar kertas lalu dengan pensil ia membuat bulatan
hitam kecil di tengahnya lalu ia bertanya, “Apakah yang kamu lihat?”


Wanita itu menjawab, “Sebuah bulatan hitam.”


Pendeta itu berkata, “Mengapa kamu tidak mengatakan bahwa kamu melihat selembar
kertas putih, mengapa kamu hanya tertarik pada bulatan hitam itu?”

One Response to “Bulatan Hitam”

  1. Christophorus Says:

    I’m afraid I have to disagree with the pastor. Who in the world, when looking at a picture, look at the canvas rather than the object in the picture itself? Whether the object is a good thing or a bad thing (’a black dot on a white canvas’ or ‘a white dot on a black canvas’), everyone will notice it.

Leave a Reply